Soal Kalung Antivirus, Ferdinand: Astaga! Pak Menteri, Tolong Jangan Bikin Alasan untuk Meresuffle Dirimu
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (30/4/2020). | ISTIMEWA
AKURAT.CO, Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengaku kaget mendengar adanya Kalung Antivirus Corona yang diproduksi oleh Kementerian Pertanian (Kementan).
Kalung yang dimaksudkan yaitu produk antivirus berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) dan dikemas dalam bentuk kalung.
Ferdinand mengingatkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk berhati-hati, terlebih saat ini Presiden RI Jokowi diwacanakan akan merombak menteri kabinet.
"Astaga..! Pak Menteri, tolong jangan bikin alasan untuk meresufle dirimu dari kursi menteri. Apa yang kau lakukan ini? Stop pak..!! Jangan teruskan karena ini akan buang-buang uang negara. Kecuali kau produksi massal dengan uang pribadimu, silahkan. @kementan," tulis @FerdinandHaean3 di Twitter yang dikutip AKURAT.CO, Minggu (5/7/2020).
Dokter sekaligus musisi Tompi juga turut berkomentar. Tidak mencuitkan banyak, hanya ia mempertanyakan maksud dari Kalung Antivirus Corona tersebut.
"Ini Apa-apaan sih?" tulis @dr_tompi di Twitter.
Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting Saidiman Ahmad juga mengatakan "Saya kurang sepakat dengan mereka yang cepat sekali berburuk sangka pada ide kalung anti-virus yang hendak diproduksi massal itu. Jangan-jangan kalung itu berisi disinfektan yang bisa disemprotkan ke sekujur tubuh terus-menerus. Bukan hanya virus, nyawa penggunanya pun akan menjauh," tulis @saidiman.
Seperti diketahui, Pemerintah RI telah melakukan berbagai upaya demi menangkal penyebaran pandemi ini.
Salah satu upaya tersebut adalah melakukan berbagai penelitian untuk mengembangkan penangkal COVID-19 yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan). Nantinya, produk-produk tersebut dapat dipatenkan dan disebarluaskan ke berbagai lapisan masyarakat Indonesia.
Seperti, memproduksi formula aromatik, ramuan inhaler, ramuan serbuk nanoenkapsulasi, minyak atsiri dan yang paling menonjol diperbincangan produksi Kalung Antivirus.
Kementan memproduksi Kalung Antivirus yang diklaim mampu membunuh Virus Corona jenis baru. Bahkan, Kalung ini diklaim dapat membunuh 42 persen virus jika digunakan selama 15 menit dan mampu membunuh 80 persen virus jika digunakan selama 30 menit. Kalung itu juga akan diproduksi massal bulan Agustus mendatang.
Dalam meraciknya, Kementan dan Balitbangtan bekerja sama dengan perusahaan swasta nasional, PT Eagle Indo Pharma yang dikenal dengan produk Cap Lang.
Klik disini untuk halaman asli

Belum ada Komentar untuk "Soal Kalung Antivirus, Ferdinand: Astaga! Pak Menteri, Tolong Jangan Bikin Alasan untuk Meresuffle Dirimu"
Posting Komentar